Kali ini gw bakal berbagi cerita tentang pengalaman gw naik kereta api serayu tujuan ps.senen – purwokerto, tapi gw turunnya di tasikmalaya hehe.

Singkat cerita, pada hari sabtu pagi yang cerah, tanggal 25 Agustus 2018, gw berangkat ke Tasikmalaya dengan menggunakan kereta api ekonomi serayu pagi.

Karena gw beli tiket secara online jadi gw wajib print tiket kereta di mesin “cetak tiket mandiri” di area check-in.

Mesin Cetak Tiket Mandiri
Mesin Cetak Tiket Mandiri

Ini dia gan penampakan Mesin Cetak Mandiri-nya. Ada dua cara untuk mencetak tiket di mesin ini.

1. Masukin kode booking tiket yang ada di e-ticket agan, terus pilih nama penumpang yang mau di cetak tiketnya.

2. Kalo ada barcode di e-ticket agan, lansung aja di scan, dan pilih nama penumpang yang mau di cetak.

Setelah tiket tercetak, langsung ane menuju ke dalem stasiun, karena keretanya udah mau berangkat.. Jangan lupa siapin KTP untuk pemeriksaan. Abis pemeriksaan langsung cus ke dalem kereta.

Kereta api serayu pagi terdiri dari 6 rangkaian gerbong ekonomi. Setiap gerbong di lengkapi dengan AC.

Interior gerbong kereta serayu

Seorang kakek berdiri di stasiun purwakarta
Seorang anak gadis tertidur di kereta ekonomi serayu

Di dalam kereta sendiri, nantinya akan ada petugas yang menawarkan makanan hingga penyewaan bantal. Untuk harganya sendiri cukup terjangkau.

Makanan yang tersedia adalah nasi goreng, nasi rames, dan fried chicken. Semua menu dalam satu harga yang sama yaitu Rp 23.000,-

Nasi goreng di kereta ekonomi serayu

untuk harga penyewaan bantal yaitu Rp 7.000 saja.

Bukti pembayaran sewa bantal kereta api

Setelah 7 jam perjalanan akhirnya sampe juga di Tasikmalaya. Sekian. Sampai jumpa di perjalanan berikutnya!

Written by kadekpermadi

Vi Veri Veniversum Vivus Vici

One comment

Leave a Reply