Bagi siapa saja yang suka mengarungi sungai menggunakan kapal kecil, Italia adalah negara yang cocok untuk mereka, dan kota itu bernama Venesia.

Gondola hitam yang licin adalah pemandangan ikonik di Venesia seperti St Mark’s Basilica atau Doge’s Palace. Sekarang gondola sering digunakan oleh turis dan pengunjung padahal dulu gondola ini pernah menjadi transportasi utama di sekitar labirin kanal.

Sejarah Perahu Venesia

Kita tahu bahwa gondola awalnya digunakan sebagai moda transportasi karena mereka pernah disebutkan dalam korespondensi resmi pada tahun 1094. Pada abad 13, kapal-kapal gondola menjadi jauh lebih besar daripada sebelumnya. Didorong hingga 12 dayung, gondola digunakan oleh kalangan elit kaya sebagai transportasi atau untuk kapal pesiar di sungai.

Perahu-perahu ini menjadi pemandangan yang sangat penting di sepanjang perairan kota venesia, sehingga pemilik pribadi mereka yang kaya mulai memiliki hiasan hiasan sebagai tanda kemakmuran mereka. Namun, pada tahun 1562 tren ini telah menjadi sangat tidak etis, dengan hiasan mewah yang mengancam keselamatan penumpang saat mengendarai perahu tersebut, sehingga para pejabat melarang penduduk untuk menghias kapal mereka. Sejak saat itu, kapal-kapal dicat hitam seragam dengan memasang satu-satunya hiasan yaitu ekor kuda laut logam atau prow enam-cabang (berhubungan dengan enam kabupaten di Venesia).

Foto Sampul : https://www.thelocal.it/20180123/venice-inquiry-japanese-tourists-overcharged-restaurant

Written by kadekpermadi

Vi Veri Veniversum Vivus Vici

Leave a Reply